Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Pernah Makan Telur Dengan 3 Makanan Ini! Bisa Menjadi Racun Penghancur Ginjal..

Jangan Pernah Makan Telur Dengan 3 Makanan Ini! Bisa Menjadi Racun Penghancur Ginjal..

Telur sering disebut sebagai "makanan sempurna" karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Namun, dr. Agus Setiawan, seorang dokter spesialis penyakit dalam subspesialis ginjal, memperingatkan bahwa mengonsumsi telur bersamaan dengan jenis makanan tertentu dapat berdampak buruk, bahkan berpotensi merusak ginjal, terutama bagi lansia atau mereka yang fungsi ginjalnya sudah menurun.

Tiga Kombinasi Makanan yang Perlu Dihindari Bersama Telur



  1. senyawa tanin yang memiliki sifat menyerap air dan mengeras jika berikatan dengan protein. Jika dikonsumsi bersama telur, senyawa ini dapat membentuk gumpalan padat (bezoar lambung) yang dapat menyumbat lambung, menyebabkan nyeri hebat, dan berisiko memicu cedera ginjal akut karena dehidrasi serta gangguan sirkulasi. Disarankan untuk tidak mengonsumsi kesemek selama 3-4 jam setelah makan telur.
  2. Ubi Jalar: Ubi jalar kaya akan kalium. Bagi orang dengan ginjal yang sehat, kalium bermanfaat. Namun, bagi mereka yang fungsi ginjalnya sudah menurun, ginjal tidak mampu membuang kelebihan kalium melalui urine. Penumpukan kalium (hiperkalemia) ini dapat memicu aritmia atau gangguan irama jantung yang mematikan secara tiba-tiba tanpa gejala peringatan (silent killer).
  3. Teh Hijau atau Kopi Pekat: Kandungan asam tanat dalam teh dan kopi dapat mengikat zat besi serta protein dari telur. Hal ini menyebabkan nutrisi tidak terserap dengan baik oleh tubuh dan berubah menjadi zat sisa yang memberatkan kerja ginjal. Konsumsi teh atau kopi sebaiknya dilakukan setidaknya 1 jam setelah makan telur.

Pasangan Makanan "Ajaib" untuk Kesehatan Ginjal

​Sebaliknya, ada kombinasi makanan yang justru dapat membantu mendukung fungsi ginjal jika diolah dengan cara yang tepat:

  • Tomat: Likopen dalam tomat adalah antioksidan kuat untuk membersihkan pembuluh darah. Manfaatnya akan maksimal jika tomat ditumis bersama telur menggunakan sedikit minyak, karena likopen bersifat larut dalam lemak.
  • Bawang Bombai: Mengandung quercetin yang membantu mencegah kolesterol dari telur menempel di dinding pembuluh darah serta membantu melelehkan tumpukan lemak. Mengukus atau menumis bawang bombai bersama telur adalah cara konsumsi yang sangat disarankan.
  • Brokoli: Mengandung sulforaphane yang membantu meredakan peradangan di ginjal. Saat dipadukan dengan mineral selenium yang ada pada telur, efek perlindungan terhadap sel ginjal menjadi jauh lebih kuat. Disarankan untuk mengukus brokoli tidak lebih dari 5 menit untuk menjaga nutrisinya.

5 Aturan Dasar Mengonsumsi Telur agar Tetap Sehat

​Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari telur tanpa membahayakan ginjal, perhatikan aturan berikut:



  1. Jangan makan telur mentah/setengah matang: Pastikan telur dimasak hingga benar-benar matang untuk menghindari risiko bakteri Salmonella.
  2. Hindari telur yang digoreng garing: Memasak telur hingga cokelat/kering menciptakan racun Advanced Glycation End-products (AGEs). Gunakan cara merebus atau mengukus.
  3. Batasi porsi: Konsumsi cukup dua butir telur sehari agar tidak membebani fungsi ginjal dengan sisa metabolisme protein yang berlebihan.
  4. Utamakan pagi hari: Telur lebih baik dicerna di pagi hari untuk meningkatkan metabolisme tubuh daripada di malam hari.
  5. Simpan dengan benar: Simpan telur di kulkas dengan posisi bagian runcing menghadap ke bawah agar tetap segar dan tidak mudah terkontaminasi.

​Menjaga kesehatan ginjal tidak selalu memerlukan biaya mahal, namun membutuhkan perhatian pada kebiasaan makan sehari-hari. Dengan memilih kombinasi makanan yang tepat dan cara pengolahan yang benar, kita dapat mendukung fungsi ginjal agar tetap sehat di masa tua.

Posting Komentar untuk "Jangan Pernah Makan Telur Dengan 3 Makanan Ini! Bisa Menjadi Racun Penghancur Ginjal.."